Search Results

Makhluk Mythologi dan Legenda XI

Rahasia Mahkluk hijau kecil Goblin, manusia serigala selain Werewolf yaitu Lycantrope, dan mahkluk penghisap darah paling terkenal Vampire

wendingo – enchantado – aswang : Makhluk Mythologi dan Legenda IX

wendingo – enchantado – aswang asal usul dan cerita makhluk penghisap darah dan pemakan manusia ini bisa di baca dan di ikuti DISINI

Makhluk Mithologi dan Legenda VIII

PĂșcas memiliki kekuatan untuk menggunakan suara manusia dan meskipun mereka dikenal untuk memberikan nasihat yang baik, mereka juga suka membuat manusia bingung dan takut. PĂșcas lebih menyukai teka-teki dan makhluk ramah. Mereka suka berkumpul dan bermain kelakar pada orang. Di banyak daerah di dunia Puca ini dipandang sebagai makhluk dari gunung-gunung dan bukit. Mereka sangat dihormati dan jika dirawat dengan baik akan membantu manusia.

Makhluk Mythologi dan Legenda VII : Perang Sembilan Dewa

Dalam legenda dan mitologi Jepang, dikenal adanya perang sembilan dewa atau “Ancient war of 9 Gods”. Perang besar ini terjadi di masa lalu yang belum bisa diperkirakan kapan dan dimana. Peperangan ini adalah peperangan antar Yokai atau siluman yang memiliki kekuatan luar biasa dan disebut sebagai makhluk-makhluk setengah dewa. Mereka saling bertarung satu sama lain. Bahkan, Hokou dan Nekomata membentuk aliansi dan mencoba mendominasi pertempuran. Akhirnya hanya tersisa dua Bijuu yang setingkat dewa yang akhirnya akan menyelesaikan peperangan panjang dan melelahkan ini.

Makhluk Mythologi dan Legenda V

KIRIN – TENGU – MINOTOUR – CYCLOPS – BANSHEE – SIREN – DRIAD – OGRE – SAMAEL – LUCIFER cerita dan legenda mitologi bisa di cek DISINI

Makhluk Mythologi dan Legenda III

Hydra merupakan mitos dari Yunani kuno . Monster ini berbentuk ular atau naga yang memiliki sembilan buah kepala . Setiap salah satu kepalanya dipotong, maka kepala tersebut akan tumbuh/memben tuk dua buah kepala yang baru. Dikisahkan bahwa Herkules pernah mengalahkan Hydra. Herkules membakar delapan dari sembilan kepala itu, sebelum menguburkan kepala yang terakhir (yang abadi) di bawah batu.